apakah cintamu sebesar cinta kedua orang tuamu??

dimana-mana perasaan itu tak pernah bohong, sekuat apa kamu menyembunyikan perasaanmu semakin berontak perasaan itu. itulah kenyataan yang terjadi kamu hanya makin sakit karena perasaan itu. aku pernah ngalamin hal itu, dan itu benar-benar menyiksa. tetapi cinta itu memang tak pernah bisa dipaksa. kalau sudah begini kita kadang merasa bahwa hidup ini trlalu angkuh dan menyebalkan. kita menyalahkan Tuhan dan menuntut keadilan.

masalah ini bukan siapa yang salah dan siapa yang pantas disalahkan, tapi bagaimana kita mau jujur dengan apa yang kita rasakan. jangan salahkan siapa-siapa kalau kamu harus merasakan patah hati sebelum dia pernah tahu apa yang ada di hati kamu. karena dia bukan Tuhan yang tahu perasaan hamba-Nya. jujur memang pahit tapi jujur juga emas, tapi itulah kesalahanku. tak pernah mau jujur dan tetap menyimpan perasaan itu.

dia tak mungkin pernah tahu apa yang aku rasakan, karena aku memang tak pernah bilang. dia juga tak pernah peduli dengan perhatian-perhatianku karena aku tak pernah terbuka. yang dia tahu aku mau mendengar kisahnya yang sebenarnya membosankan, mendengar kata-katanya yang sebenarnya tak penting. tetapi, sekali lagi cinta memang aneh.

ketika dia mulai menyukai orang lain, aku baru sadar bahwa aku patah hati. dia bercerita banyak tentang pacar barunya, meminta pendapatku bahkan ketika masalah melanda dia aku menjadi orang pertama yang selalu dia cari. dari sini aku mengerti arti dari perasaan itu sebenarnya. saat aku mencintai seseorang aku yakin aku akan mempertahankannya, aku akan berjuang agar dia bahagia tak peduli aku harus merasakan sakit.

seperti kisah kasih sayang dan cinta dari sosok ayah dan ibu, mereka tak pedulikan rasa sakit mereka. mereka hanya ingin anaknya bahagia. mereka juga tak peduli anak-anak mereka sadar atau tidak dengan cinta dan kasih sayangnya. dari sini aku belajar bahwa cinta yang sebenarnya tak pernah meminta balasan, cinta yang sesungguhnya tak kenal sakit.

jika kalian masih merasakan sakit itu, coba renungkan apakah cinta itu tulus, atau hanya pura-pura dan kepalsuan saja.

Komentar