Ubah Hidupmu dengan Mimpi

Memulai bermimpi itu tidaklah sulit, cukup pejamkan mata mulai berdo’a kemudian tidak lupa gosok gigi. Semua orang tanpa prosedur itu juga bisa melakukannya. Tapi itu hanya sklumik mimpi sebagai penghias tidur kita. Berlangsung ketika semua anggota tubuh kita dalam keadaan tidak sadar. Lalu saya  akan berikan kabar pada kalian. Bahwa kita juga bisa bermimpi saat dunia alam sadar kita masih bekerja.

Mulailah bermimpi di dunia nyata, bukan hanya di bawah alam sadar kita saja. Mulailah berani untuk bermimpi, apapun itu. Ingat pemimpi tidak sama dengan penghayal. Pemimpi punya cara untuk menggapai mimpi mereka. Mereka punya target hal apa yang hendak mereka raih. Mulailah bermipi sekonyol apapun, lalu kembangkan mimpi-mimpimu dengan cara mu sendiri. Biarlah orang lain mencaci mimpimu, tapi balikan fakta itu agar mereka ingin segera megikuti caramu bermimpi.

Seorang gadis kecil waktu itu, dalam sebuah perjalanan panjang mengutarakan mimpinya pada sang ayah. “ayah tahun depan adik berjanji akan mengajak sekeluarga dengan mengendarai mobil ini ke kota Bogor” tuturnya lugu. Semua orang di dalam mobil yang berkapasitas enam sampai delapan orang itu hanya tertawa. Tapi gadis itu hanya tersenyum dan mematri mimpinya ke dalam hatinya yang paling dalam.

Selang beberapa bulan setelah itu, mimpi itu benar-benar menjadi nyata. Gadis itu diterima disebuah perguruan tinggi negeri ternama di kota Bogor. Keluarga besarnya tersenyum, gadis itu juga tersenyum. Lalu dengan bangga ia teriakkan “ini mimpi yang saya ucapkan di mobil beberapa waktu yang lalu, sekarang mimpi itu akan segera terwujud”. Semua orang kembali membuka memori itu lalu menemukan sisa ingatan tentang obrolan itu.
para inspirasi muda 2012 mengekspresikan mimpi

Hari pertama saat ia menginjak bumi sang kota hujan ia tersenyum, ditemani sang mobil merah marun yang ia janjikan kala itu. Kelauganya sama dengan dia tersenyum tanpa lupa menyanjung syukur pada sang ilahi. Lalu gadis itu semakin yakin bahwa hidup itu tidak mengenal keberuntungan tapi semuanya sudah direncanakan. Seperti ia merencanakan untuk bermempi tentang ini.

Bayangkan saja jika gadis itu tak pernah bermimpi dan mengucapkan kata-kata itu. Mungkin saat ini ia tidak akan berada di Bogor, jikalau saat itu ia sampai menginjakkan kaki di Bogor perasaan yang ia rasakan pastilah berbeda. Karena sesungguhnya tidak ada kebetulan di dunia ini, karena Tuhan telah mengaturnya dengan rapi.

Bukankah Tuhan sudah berfirman, bahwa Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga kaum itu yang mengubah nasibnya sendiri. Dan perubahan-perubahan itu tidak akan pernah terjadi jika kita takut untuk bermimpi. Mulailah bermimpi saat ini, mereka orang-orang besar selalu punya mimpi. Mereka orang-orang hebat pada awalnya dicaci, tapi siapa sangka kini merekalah yang pertama kali mengubah dunia.


Komentar

Posting Komentar