Menangislah Sebelum Menangis Itu Dilarang

bila gorengan tempe yang jatuh ke atas lantai pasti tak akan jadi masalah, sebelum diinjak sebelum kena kotoran semuanya akan baik-baik saja. namun lain halnya kalau air mata yang tumpah diatas lantai, mana bisa diambil lagi dan dimasukkan kembali ke kantung mata?. kalau sudah begini mau bagai mana lagi, ibarat nasi sudah jadi bubur toh semuanya sudah terlanjur. mau muterin waktu juga bakal sia-sia ya biarkan saja yang sudah terlanjur melihat agar tahu siapa kamu sebenarnya.

ah jadi malu, lagi-lagi mata yuyu kecolok dikit udah sakit lantas berair. banyak yang bilang menangis itu lemah, cengeng. mana boleh didentifikasaikan seperti itu, toh semua orang punya air mata. mereka bebas mau menangis atau tidak yang jelas menangis itu bukan memalukan tapi mengesankan. sebuah buku bilang, kalau mau nangis nangis aja kenapa malu, toh kamu punya alasan kenapa kamu menangis. lain halnya novel karya tereliye. disana dituliskan, kalau mau menangis menangis saja, tak perlulah gengsi toh mereka tetap akan menganggap mu orang yang super.

"menangislah sebelum menangis itu dilarang"

Komentar