Pasti Pulang

akhirnya yang di tunggu datang juga, hari ini pukul 21:05 WIB sebuah telepon masuk. yang tampil di layar adalah nomor baru (maklum baru ganti nomor karena nomor lama rusak belum sempet di urus). sebuah panggilan sederhana dari kampung halaman tercinta nun jauh di atas bukit, yang dikelilingi perkebunan. suara ibu terdengar begitu lembut, ah suara yang aku rindu kan akhir-akhir ini. kali ini tidak ada percakapan yang lama, hanya bertukar kabar dan pertanyaan-pertanyaan kecil seperti biasa.

"kapan muleh?"
"mboten ngerti, kayae tanggal 25"
"neg gag iso muleh, yo gag usah di pekso"

rumahku surgaku, sebuah hunian yang penuh cinta

aku tahu ada seberkas kerinduan yang mungkin sudah memuncak di hati mamak, tapi apa daya dan kuasa. jarak yang memisahkan kita tak membuat hati kita menjauh, malah kian lama kian mendekat an saling terikat.
di ujung percakapan ibu tampak kecewa karena aku tak mampu menjawab kapan aku bisa segera bersua, jujur saja aku juga ingin pulang setelah 25 oktober yang lalu hingga kini aku belum juga sempat berkunjung pulang dan berjumpa keluarga tercinta. 

maaf tunggulah barang sejenak, umi pasti pulang akhir bulan ini.

Komentar