Cuma Opini (BBM Naik)

tulisan ini lahir dari tweet yang aku baca sore ini. hanya sebuah opini biasa namun ini lh hasil dari teriaakan batin saya.

dari kemarin dan kemarinnya lagi isu BBM bakal naik menjadi salah satu trending topik yang selalu jadi pembicaraan di twitter, facebook dan media sosial lainnya. jadi gerah sendiri ngedengernya ada perasaan gelisah aja kenapa BBM musti naik, dan kenapa harus dinaikkan.

kalau boleh jujur, aku sendiri juga gag setuju kalau BBM naik soalnya bakal banyak permasalahan baru yang muncul akibat kenaikan BBM ini. tapi apa mau dikata, sampai kapan kita bakal bertahan meminta pemerintah buat jangan menaikkan harga BBM. sampai kapan, sampai tahun depan, dan tahun depannya lagi. mau gag mau harga BBM bakalan naik, entah itu hari ini lusa atau tahun yang akan datang.

kita sama-sama tahu kalau sebenarnya negara kita itu adalah salah satu negara penghasil minyak mentah. tapi siapa yang mengambil minyak-minyak kita, siapa yang mengolahnya menjadi bahan bakar. nahlho seperti yang dosen aku pernah ceritakan waktu di kelas, sebenarnya bangsa ini berada dalam sebuah lingkaran setan yang sangat besar. negeri yang sebenarnya kaya namun lihat kesejahteraan rakyat sama sekali tidak merata.

kalau bisa dibilang memang ada yang sudah salah dari sananya. kalau di Novel Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere-Liye, calon presiden dengan inisial JD bilang kalau kunci utama untuk kembali membuat sistem di negeri ini menjadi baik hanya perlu satu cara "Penegakan Hukum". simple tegakan hukum dan negera ini akan kembali pada fitrahnya.

kembali ke BBM, kalo emang pemerintah mengada-ngada soal APBN yang kebocoran. bukankah emang dari dulu udah biasah kebocoran, kebocoran dan masuk ke kantong para pejabat yang GAG BERTANGGUNG JAWAB. kita benar benar sudah ada di dalam suatu lingkaran setan yang entah sampai kapan akan terus begini. tapi setidaknya setipa kebijakan pasti udah ada pertimbangannya sedemikian rupa. kita juga perlu ingat gag semua orang yang ada di pemerintahan itu sama.

kalo saya boleh bilang suara kita buat teriak JANGAN TURUNKAN BBM hanya akan bertahan sampai beberapa tahun kedepan. kita harus mengakui bahwa persediaan bahan bakar makin menipis, kita harus segera mencari alternatif bahan bakar lain. memberdayakan ilmuan-ilmuan berbakat negeri ini. karena kenyataanya memang itulah yang sedang kita perlukan, sebuah inovasi sebagai solusi jangka panjang.

meskipun saat ini saya juga belum bisa bikin inovasi atau papun itu, setidaknya MULAI saat ini saya juga PUNYA MIMPI untuk MEMUTUS rantai setan yang melingkari bangsa ini.

mengutip salah satu rahasia dari Aa Gym "Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil, dan Mulailah dari sekarang".
seperti kata bu dekan "jadilah orang jujur yang disiplin" kalo kita udah terbiasa jujur dan disiplin pasti lingkaran setan yang mengunci kita akan rapuh dan hilang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kalimat Motivasi

perjalanan