Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2013

pemahaman itu rezeki

"Wahai Tuhan Kami tambahkan pada Kami ilmu, dan Rezekikan pada Kami Pemahaman"

jum'at yang lalu aku sempat berdiskusi bersama dua orang sahabat yang sangat menyenangkan. Riani Eka Fitri dan Faza Ardellia. kami sempat berbincang sedikit tentang kesulitan yang tengah kami hadapi di departemen kami FISIKA.

tidaklah mudah untuk memahami untaian kata yang sudah ditemukan oleh pendahulu pendahulu kami. Einstein, Newton, Max Well dan para ilmuan lain yang pastinya telah mengubah pemikiran dunia tentang ilmu pengetahuan. sejujurnyaaku heran kenapa mereka bisa sekeren itu???

saat itu kami baru saja selesai responsi Fisika Kuantum, disana kami belajar dengan menggunakan fungsi gelombang yang ditemukan oleh Schoordinger (maaf ya kalo tulisannya salah). kami bertiga sama sama dalam kebingungan dengan apa yang baru saja kami pahami. lalu Faza yang selalu berpikiran positiv memberikan sedikit motivasai yang pasti ditunjukan pada dirinya sendiri dan pada kami berdua.

bahwa sesungguhny…

aku, sang penjaga waktu

Biarkan senja datang dan menggulung ceritaku hari ini, menutupnya pada lembaran yang sudah hampir penuh karena segudang sejarah yang aku tuliskan. Sejak pagi tadi, ribuan kejadian telah mewarnai hariku menjadikannya butir-butir kenangan yang selamanya akan aku kenang. Aku lebih senang membiarkan diriku tenggelam dalam kesibukan yang melelahkan, karena darinya aku mendapatkan keseangan yang tak semua orang rasakan. Ada orang baru dengan berbagai keunikan yang bisa aku jumpai tiap harinya. Jika mereka berkata bahwa aku terlalu memaksakan, maka sebenarnya aku tak pernah merasa terpaksa. Aku begitu menikmati pekerjaan ini, Sebab jika aku menghentikan pekerjaanku apa yang akan terjadi pada orang-orang ini jauh lebih membuatku merasa khawatir. Sejujurnya aku tak pernah merasakan lelah untuk melayani mereka, sebab melayani mereka dengan berbagai macam kasus membuatku tertantang dan bahagia. Bagiku ini adalah tugas mulia yang sengaja dititipkan padaku. Setiah hari, setiap detik aku mampu menyak…

yang Aku suka dari Armin

"sebenarnya aku tidak suka jika dikatakan sebagai orang baik"

"bukan bukan karena apa, namun ketika kamu menganggapku baik maka pada saat itu aku hanya baik padamu"

"padahal kita sama-sama tahu kalau terkadang manusia bisa saja berbuat jahat"

(armin,  Shingeki no Kyojin. episode 24)

ini beberapa petikan kata yang aku peroleh setelah nonton serial tv anime yang berjudul attack on titan atau Shingeki no Kyojin. film yang berkisah tentang perjuangan umat manusia melawan kekuatan raksasa.

aku baru nonton tadi sore, jadi masih teringat banget di kepalaku gimana si armin mencoba meyakinkan annie buat nolong dia. oh ya buat kalian yang gag tau Shingeki no Kyojin, bisa search aja di google lengkap kok.

sekilas aja tentang Shingeki no Kyojin, ini anime yang diangkat dari sebuah komik. tokoh utamanya ada si Eren, Mikasa sama Armin. tapi masih banyak lagi yang lain. inormasinya emang gag lengkap soalnya aku cuma nonton animenya aja gag ngikutin komiknya. jadi maaf y…

belum ada judul #2

lanjut dari belum ada judul

sepagi ini aku merasa kembali berputar-putar menatap layar lagit-langit kamar. hari yang ku tunggu harus kembali menetap dalam mimpi yang belum terwujudkan. entah akan sampai berapa lama mimpi itu keluar dari sarangnya. terbang menembus cakrawala dan menebarkan pesonanya. sejujurnya aku mulai bosan memendam sendiri mimpi-mimpi yang begitu membuatku ingin terus menembus awan.

hari ini, sabtu yang sangat cerah. waktu yang tepat untuk menebarkan mimpi-mimpi pada dunia, namun lagi-lagi tuhan sedang tidak adil padaku. aku terkapar tak berdaya merasakan sakit yang entah sampai kapan aku mampu menahannya. hari ini aku paksakan lagi menyimpan mimpi-mimpi itu rapat dalam sanubari, membiarkannya terkunci dalam sarang yang entah sampai kapan aku mampu membukanya lagi.

setiap hari, aku selalu bermimpi dengan mimpi-mimpi baru. tanpa harus menunggu ketidak pastiaan yang selama ini selalu saja membelenggu gerakku. aku tekadkan diri dengan mimpi yang selalu dibenahi hing…

Belum Ada Judul

menunggu, tak semua orang suka menunggu. begitu pula dengan aku, meskipun sejujurnya aku ragu untuk tetap menunggu disini. ditempat yang entah sampai kapan akan menjadi sepi, aku masih saja menunggu.

kepastian, mungkin itu yang saat ini aku butuhkan. bukan sebuah jawaban yang mengambang yang hanya membuatku semakin terpuruk untuk mengutuki keadaan. andai saja, aku bisa berhenti menunggu. tapi, apa daya aku memang hanya bisa menunggu.

kali ini, aku sudah tak tahan lagi. rasanya ingin aku sumpahi keadaan yang sama sekali tak menguntungkan ini. apa lagi, aku harus menunggu ketidakpastian yang tak menentu. aku butuh kepastian, bukan menunggu.

sekali lagi, bersama mendung yang menyelimuti birunya langit, aku masih setia menunggu. ditempat entah sampai kapan akan berubah menjadi sepi. namun, aku telah berjanji untuk menunggu meskipun aku tak tahu kapan kenyataan akan beubah menjadi biru.


To Be Continue.........