ketika saldo di rekening bertambah



Di jaman yang udah modern ini gag menutup kemungkinan teknologi yang canggih bisa saja melakukan kesalahan. Gag Cuma teknologinya saja, manusia sebagai operator teknologi juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat teknologi yang canggih mengalami sebuah kesalahan. Misalnya saja kasus kesalahan dalam pengiriman uang di bank.

Minggu kemarin, saya sempat dibuat terkejut dengan bertambahnya pundi-pundi uang yang berada dalam rekening saya. Tentu saja saya memuar otak sampai jungkir balik untuk mengetahui siapa yang mengirimkan uang ke rekening saya. saya mencoba menghubuni beberapa pihak yang sangat potensial untuk mengirimi saya uang dengan jumlah yang lumayan itu.

Antara bahagia dan takut, jadilah saya dilema. Pihak beasiswa yang saya hubungi mengatakan bahwa mereka tidak melakukan transaksi pengiriman pada bulan ini. Orang tua di rumah malah kaget ketika mendengar uang di rekening saya bertambah beberapa rupiah. Tentunya saya kisahkan kabar ini pada rekan-rekan saya dan mereka bilang itu rejeki. Ya tentu saja itu rejeki tapi, masalahnya rejeki dari siapa?

Esoknya hari rabu saya kembali mengecek saldo yang ada di rekening saya, dan jawaban dari mesin ATM adalah uang saya masih bernilai sama seperti saat saya cek minggu lalu. Jadi saya putuskan untuk menemui customer service pada hari jum’at untuk menanyakan siapa pentransfer yang mengirimkan uangnya pada saya. dan kalian tahu apa jawaban dari sang CS?

Pihak bank tidak bisa membantu banyak sebab pentransfer berasal dari nasabah bank lain. Sehingga tidak ada riwayat database yang bisa membantu pencarian pemilik rekening.

Padahal selama ini selalu bermimpi ada orang yang tiba-tiba salah transfer, tapi sekarang bukannya seneng malah merasa takut. Kalo-kalo ada yang lebih butuh, kalo kalo itu buat bayaran sekolah atau lain sebagainya. Nah saat ini uangnya masih utuh di rekening saya, belum saya pake, belum saya sentuh. Baru liat di layar mesin ATM doang. Cuma berharap semoga itu bukan salah transfer, semoga itu  dari sodara saya yang bikin kejutan.

Kalopun salah transfer semoga pihak yang merasa terdzolimi segera menghubungi pihak bank dan memberi tahukan pada saya. agar saya tidak terlalu lama menahan dilema.

Komentar

  1. Saya mengalami hal ini sejak tahun 2012. Setiap bulan ada penambahan saldo yang menurut pihak bank berasal dari transaksi di atm. Saya syukuri saja sebagai rezeki dari Tuhan saya Allah. Jangan lupa sedekah sebagian ya. Hati hati jika tiba-tiba datang seseorang yang mengaku sebagai pengirim. Tanya jumlah yang ia kirim sebagai tanda kebenaran. Terima kasih Allah ternyata saya tidak sendirian mengalami hal ini.

    BalasHapus
  2. Hal ini juga terjadi pada teman saya semingguan yg lalu (sejak komentar saya ini tuliskan). Yang awalnya cuma mempunya saldo kisaran 4/5 jt tiba tiba ada 40jt an masuk.. Nanya ke pihak bank pun juga belum bisa dapat jawaban pasti

    BalasHapus
  3. saya baru saja mengalaminya, tbtb saldo ku nambah sekitar 2 jt. takut itu benar salah kirim atau gimana ya. ada yg bs jawab ?

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. klo sy kebalikan dari kalian...sy pengirim yg salah kirim&ga tau harus cari orng trsbt kmn...semoga dana saya kembali...amin

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kalimat Motivasi

perjalanan