times of klepon

tempat berlibur paling menyenangkan adalah rumah. kalian percaya itu? saya percaya sebab ketika saya libur saya selalu ingin pulang. bulan ini saya belum sempat pulang, rumah yang menjadi tempat berlibur paling menyenagkan hanya ada diangan. ahhh, tapi Tuhan selalu punya kejutan.

tak mengapa aku tak pulang, asal ada kegiatan yang membuatku senang apalagi tentang mewujudkan mimpi kedua orang teman saya. "kleponan" itulah tema liburan saya beberapa waktu yang lalu. kalian tahu klepon? makanan tradisional yang bewarna hijau bulat dan kenyal berisi gula merah dan ditaburi sama kelapa parut.

berawal dari kicauan di twitter yang entah sudah berlalngsung berapa bulan yang lalu, seperti makhluk tak berdosa lainnya saya terseret dalam pembicaraan tentang klepon. saya yang polos dan tak berdosa tiba-tiba ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus yang nantinya akan membuat makhluk kenyal bulat ijo tersebut. seperti seorang chef handal mereka percaya sekali pada saya *sungguh terharu.

keinginan yang sudah lama terpendam akhirnya dapat direalisasikan kamis waktu libur waisak kemarin. berbekal pengetahuan yang di ubeg dari internet dan pesan singkat dari ibu dari rumah setelah bertanya. akhirnya kita bertiga (aku, masjaw, dan ajijah) pergi ke agrolestari (toko bahan pokok lengkap yang ada deket kampus) beli tepung beras ketan, gula merah, pasta pandan (sebagai ganti daun suji), kelapa (langsung minta diparutin soalnya ga punya parutan). dan sebelum pulang kita mampir dulu beli capcin (minuman kopi diambah sama cincau), buat cemilan.


selanjunnya waktunya untuk membentuk adonan kue klepon dengan sentuhan sepenuh hati, campur tepung dengan air uleni sampai kalis kemudian diamkan 15 menit dan buat bulat-bulat serta isi dengan gula. setelah semua siap masukan kedalam air mendidih yang ada diatas kompor tunggu sampai semua bulatan mengambang karena itu tandanya sudah matang. selanjutnya jadikan dengan parutan kelapa dan siap dinikmati hangat-hangat.






 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kalimat Motivasi

perjalanan