membuang sesal

menyesal tentu saja kau boleh menyesal, tapi untuk apa? bukankah dengan penyesalan tidak akan mengubah takdirmu yang telah lalu. lantas mengapa kau masih saja menyesal? tidak berpikirkah kau untuk membuang penyesalan itu dengan motivasi baru?.

aku pernah menyesal, sering bahkan terlalu sering. tapi penyesalan yang menganggu tidak pernah mengubah takdirku dimasa lalu, penyesalan hanya menghambat langkahku untuk maju. namun, terkadang penyesalan menjadi sebuah motivasi untu aku terus melangkah menuju mimpiku.

aku tak mau menyesal sebab sesal adalah kecewa, dan kecewa bukan hal indah yang perlu dipamerkan. aku tak memperbolehkan sesal mampir lagi ke rumahku, tak juga mengunjungi bahkan bertemu denganku. bagaimana dengan kau? aku harap kau juga sama seperti aku. mengirim jauh sesal ke laut yang dalam yang tak akan mudah dia kembali menyapa.


Komentar