menikmati kuasa Tuhan di Cikuray

aku ingin mengulanginya lagi
mendaki puncak puncak tertinggi
menikmati hembusan angin yang dingin
menikati bintang dari jarak yang lebih dekat
juga meikmati nikmat Tuhan yang tak pernah habis


perjalanan ini membuatku semakin sadar bahwa "nikmat Tuhanku manakah yang hendak aku duskatan". betapa Allah menciptakan bumi dengan keagungannya masing masing Dia menciptakan gunung yang tinggi menjulang Dia juga yang mejadikan laut begitu luas membentang.

jum'at lalu 20 april 2015 aku kembali merasakan nikmatnya udara dingin yang selalu berhasil membuat tanganku membengkak. berkali kali aku mengalaminya berkali kali pula aku ingin kembali mengalaminya. kunjungan ketiga ke garut dengan tujuan yang berbeda. kunjungan kali ini aku niatkan untuk mengunjungi Cikuray. salah satu gunung yang membuatku penasaran karena dari puncaknya aku bisa melihat jajaran pengunungan yang ada di sekitar garut.

perjalanan ini aku lalui bersama dengan rombongan yang baru saja aku kenal selama perjalanan Bogor-Garut. abang dan teteh dari pasca sarjana IPB yang kebetulan merupakan teman dari teman kelas aku. aku beruntung karena mereka menerima kehadiran penanganggu kecil seperti saya dengan baik. sebut saja pengganggu karena aku banyak bertanya dan orang yang mudah penasaran.

pendakian dimulai dari jalur pamalayan, rute yang dilalui adalah ladang petani yang ditanami berbagai jenis sayuran. mulai dari kentang, kol, bawang dan lain sebagainya.kemudian kami melawati kebun kopi hingga akhirnya memasuki kawasan hutan yang merupakan bagian dari kawasan Cikuray. semunya lancar ketika semuanya berubah ketika hujan datang.

hujan datang saat kami baru mencapai setengah jalan, perjalanan menjadi berat dan tidak nyaman karena tanah menjadi licin dan membuat pergerakan kami menjadi lambat. setidaknya pendakian melalui jalur ini tidak terlalu curam, kami masih menemukan titik titik datar meskipun tidak terlalu panjang namun itu sudah cukup untuk kami beristirahat. kami mendaki sejak pukul 9 dan sampai puncak pukul 8 malam. pendakian panjang karena terlalu banyak beristirahat.

setidaknya hujan datang pada siang hari sehingga malamnya kami dapat menikmati ribuan bintang yang berkelip indah dilangit yang cerah. serta bisa menikmati pemandangan yang menajubkan di pagi hari bersama ratusan pendaki lain. kemarin kami mendaki bersama banyak pendaki, puncak begitu ramai dan sesak seperti pasar kaget.

pulangnya kami diantar kembali oleh hujan, jalanan makin licin lebih dari lima kali aku hampir terjatuh dan beberapakali benar benar terpeleset salah satu memarnya juga masih berbekas sampai hari ini.

terimakasih cikuray karena telah mengenalkan saya pada abang teteh yang baik ini

"Rudi, mbk linda, mbk nuje, mbk olif, bang abi, bang roni, bang rauf, bang faren, bang miftah, bang imam, bang jabal, dan abang teth yang aku lupa namanya tapi inget sketsa wajahnya. terimakasih karena sudah mengijinkan saya menikmati keindahan cikuray dari ketinggian".
cikuray bikin bayangan di barisa pegunungan yang lain

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kalimat Motivasi

perjalanan