hujan di bulan november

Bogor sudah pulang karena hujan sudah datang, minggu minggu terakhir dibogor terasa panas dan gerah karena hujan enggan turun. sekarang Alhamdulillah hujan sudah bertandang kembali ke kota hujan. mungkin ini kali pertama bagi saya menikmati kemarau terpanjang selama merantau dibogor. biasanya setiap sore saya akan mendapati langit yang mendung dan gelap seolah hendak tumpah.

hujan sudah datang di bogor bagaimana dengan kampung saya sudahkah hujan datang? atau dia masih bersembunyi dibalik awan dan masih enggan jatuh. terakhir saya mendengar kabar dari rumah malam yang lalu, hujan sudah mampir. tanaman sudah tersirami, Alhamdulillah semoga para etani lekas bisa menanam dan panen lagi.

kemarau tahun ini mungkin menjadi kemarau terparah yang saya ingat, kampung saya kekeringan. sumur dirumah saya pun sudah susah untuk diambil airnya. mata air yang biasanya kami gunakan untuk segala jenis kebutuhan pun mati. bahkan kami harus bergiluran mengantri menggunakan pamsimas sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh pengolah agar semuanya kebagian. mungkin liburan kemarin menjadi liburan terkering karena saya selalu kegerahan sedang tak cukup air untuk mandi. demi menghemat air kami terpaksa mandi sekali dalam satu hari, padahal panas begitu menyengat sedang angin takpula bertiup.

sekarang saya senang sebab hujan yang dirindukan sudah mau kembali bertandang. terimakasih gusti karena masih memberi kami hujan, masih mengijinkan kami menanam dan panen. semoga dengan ini kami bisa menambah rasa syukur bukan malah menjadi takabur.

selamat datang november, selamat datang hujan...
november dan hujan saya suka...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sepenggal Kalimat Motivasi

perjalanan