Dualisme

Jawa Pos
  
Pada hakikatnya manusia hidup dalam dualisme, pada sisi baik yang penuh sanjungan dan pada sisi buruk yang penuh hujatan. Jikalau hari ini engkau melihatku dengan segala kebaikan, maka sesungguhya Tuhan sedang menutupi segala keburukan yang aku miliki.

Pada hakikatnya manusia menyukai orang-orang yang baik, maka saat aku sedang berbuat baik maka sebenarnya akupun sedang menahan diri untuk berbuat buruk. 

Manusia hidup dalam dualismenya sendiri, bertarung melawan hitam dan putih. dan jika dia terlampau sering mendengarkan dan mengurusi hidup orang lain maka tak ada pilihan lain selain menjadi abu-abu.

Menjalani kehidupan dualisme tentu saja tak mudah karenanya manusia tak boleh sendiri, manusia harus berkawan, manusia harus membagi kesedihannya dengan orang lain. maka manusia tak boleh lupa dengan siapa Tuhannya.

Komentar