Yakin Siap Nikah?

Sepertinya obrolan tentang menikah mulai kian santer mengelilingi tempat duduk saya, mungkin sudah waktunya. begitu teman saya berbisik ketika saya bertama kenapa semua orang banyak sekali berbicara masalah ini. dari teman sekantor saya bekerja sampai teman kuliah saya dulu, obrolannya tak jauh dari "menikah".

setiap akhir pekan timeline instagram saya selalu penuh dengan foto pernikahan, mungkin memang sudah saatnya saya juga mempersiapkan diri dengan pertanyaan kapan nikah? kapan nyusul?

Bagi saya pernikahan itu hal yang sangat sakral dan benar-benar harus dipikirkan dengan masak-masak. Pernikahan bukan hanya persoalan jatuh cinta dan menyatukan dua manusia dengan ikatan yang halal menurut kepercayaan masing-masing. Untuk saya pribadi menikah artinya mengawinkan dua buah keluarga dengan latar belakang yang berbeda.

Bukan hanya itu, menikah artinya saya atau kamu harus membunuh ego. Menikah artinya menyatukan dua individu dengan karakter yang berbeda dalam satu ikatan. Menikah artinya membagi semua berdua, menjalani kehidupan bersama mungkin dia suka A dan aku maunya C maka aku dan dia harus memilih A atau C bisa jadi akhirnya kita memilih D.

Bagi seorang wanita menikah artinya pergi dari rumah, surganya berubah, imamnya berganti.

Terlepas siap atau tidaknya kamu atau aku menikah, pertanyaanya sudahkan kamu menemukan pasangan yang akan kamu jadikan teman dalam menjalani kehidupan yang baru?

Jika belum mungkin saatnya aku dan kamu berbenah, mungkin seseorang sudah menunggu di ujung sana.

Komentar