Mereka yang Kamu Anggap Baik Percaya Bahwa Kamu Juga Baik

satumedia.net
Pernah ga kamu ketemu sama orang yang susah nolak kalau dimintain tolong? Orang yang selalu ada dimanapun dan kapanpun saat orang lain membutuhkan, menjadi garda terdepan untuk memberikan pertolongan dan tak pernah meminta balasan. Saya berharap suatu hari saya bisa menjadi orang berjiwa besar seperti mereka. Orang yang tulus dan selalu dicari, yang keberadaanya selalu dinanti dan kepergiannya adalah hal yang paling di benci.

Rasulullah pernah bersabda

"Sebaik-baik manusia adalah dia yang bisa memberikan manfaat untuk orang lain"
sebagai manusia sudahkah kita memberkan manfaat untuk orang lain, atau selama ini kita adalah orang yang menyusahkan kehidupan orang lain.

sebuah pepatah menyatakan

"jika kamu tidak mampu meringankan beban di pundak orang lain, setidaknya jadilah orang yang tidak menambah beban di pundak orang lain"

kadang suka mikir sudahkan saya selama ini memberikan manfaat atau malah menyusahkan? dan semoga Allah memasukan kita pada golongan orang-orang yang bermanfaat.

kembali keparagraf mula-mula. pernahkah kamu bertemu golongan orang-orang yang begitu baik, saking baiknya dia suka sekali dimanfaatkan oleh teman-temannya yang tidak bertangung jawab. Kata teman saya "antara terlalu baik, polos dan bego itu beda tipis". untuk hal-hal tertentu orang yang memiliki rasa tidak enak menolak tinggi cenderung menjadi objek dalam pergaulan bukan subjek. padahal dalam siklus pertemanan yang baik semua orang dalam lingkaran seharusnya adalah sama yakni subject.

Jika suatu hari nanti kalian menemukan orang seperti itu jaga pertemanan itu dengan baik, jangan khianati kepercayaan mereka. Orang bersikap baik kepada orang lain karena dia percaya bahwa orang itu juga baik. Orang menolong orang lain karena diapun percaya bahwa orang yang ia tolong pantas untuk ditolong. Jangan rusak sebuah kepercayaan dengan kebohongan, sekecil apapun itu kebohongan tetaplah kebohongan. pernah dengar bukan "gegara setitik nila rusak susu sebelanga", seperti itulah perumpaan sebuah kepercayaan yang di rusak. gelas yang jatuh dan pecah tidak akan kembali ke kondisi semula sekeras apapun kamu mencoba.

"kita mempercayai sesuatu karena kita tidak tahu bagaiman masa depan, jika kita sudah tahu tentulah buat apa kepercayaan itu. Percaya itu karena kita tidak tahu" --saya sadur dari tulisan caknun di buku jibril tidak pensiun--

Menurut hemat saya orang yang sering membantu kita mempercayai kita memang pantas dibantu, jaga kepercayaan mereka. sudah cukup... sampaikan terimakasih sederhana bukan? jangan khianati keprcayaan mereka, sesungguhnya mereka benar-benar tidak meminta balasan apapun kecuali sebuah keyakinan bahwa kamu memang baik dan layak mendapat pertolongan. jika suatu hari nanti kamu tak dapat membantunya mereka tidak akan marah dan mengungkit masa lalu. bagi mereka masa lalu adalah kenangan yang hanya ada mereka dan kamu.

"mereka baik karena kamu juga baik"



Komentar